WHAT'S NEW
Showing posts with label Geologi Struktur. Show all posts
Showing posts with label Geologi Struktur. Show all posts

Kedalaman lapisan batuan (d) adalah jarak vertikal dari permukaan bumi ke arah bawah, hingga bertemu dengan bagian teratas dari suatu lapisan batuan yang dituju. Parameter yang digunakan untuk menentukan kedalaman lapisan batuan dengan menggunakan perhitungan geometri adalah: jarak jurus singkapan ke titik tertentu (m), dip lapisan batuan (δ), dan kemiringan lereng (σ).


Pada pembahasan kali ini, pembaca bisa mencoba menggunakan kalkulator kedalaman lapisan batuan. Berikut langkah-langkahnya:


1. Tentukan jarak sebenarnya dari singkapan ke titik tertentu di permukaan 

Jarak jurus (strike) singkapan ke titik tertentu di peta: cm

Beda ketinggian antara jurus (strike) singkapan ke titik tertentu: m

Penyebut skala peta:

 m

 °


2. Koreksi kemiringan lapisan batuan

Data kemiringan lapisan batuan yang diperoleh dari lapangan (belum dikoreksi): °

Sudut lancip antara jurus (strike) dengan garis penampang yang melewati titik tertentu: °

 °


3. Pilih model hubungan kemiringan lapisan batuan dan kemiringan lereng

Gambar 1. Hubungan kemiringan lapisan batuan dan kemiringan lereng


4. Kedalaman lapisan batuan sudah dapat ditentukan

 m

Ketebalan lapisan batuan (t) adalah jarak tegak lurus antara dua batas kemiringan lapisan batuan. Ketebalan lapisan batuan dapat diperoleh secara langsung melalui pengambilan data di lapangan, yaitu dengan cara menggunakan tongkat jacob, tali, atau penggaris. 


Gambar 1. Pengambilan data tebal lapisan batuan dengan tongkat jacob

Namun, untuk lapisan batuan yang memiliki ketebalan hingga beberapa meter, ketiga metode tersebut dirasa kurang efektif. Salah satu cara mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan perhitungan trigonometri berdasarkan parameter: jarak antara dua batas kemiringan lapisan batuan di permukaan (w), dip lapisan batuan (δ), dan kemiringan lereng (σ).


Pada pembahasan kali ini, pembaca bisa mencoba menggunakan kalkulator ketebalan lapisan batuan untuk menghitung tebal lapisan batuan. Berikut langkah-langkahnya:


1. Tentukan jarak antara dua batas kemiringan lapisan batuan di permukaan 

Jarak antara dua batas kemiringan lapisan batuan yang dicari tebal lapisannya: cm

Beda ketinggian antara dua batas kemiringan lapisan batuan: m

Penyebut skala peta:

 m

 °

2. Koreksi kemiringan lapisan batuan

Data kemiringan lapisan batuan yang diperoleh dari lapangan (belum dikoreksi): °

Sudut lancip antara jurus (strike) dengan garis penampang: °

 °


3. Pilih model hubungan kemiringan lapisan batuan dan kemiringan lereng

Gambar 2. Hubungan kemiringan lapisan batuan dan kemiringan lereng

4. Tebal lapisan batuan sudah dapat ditentukan

 m


Referensi:
http://www.structuralgeology.org/2012/05/how-calculate-apparent-dip-real-dip.html